Lampung

14 Nyawa Melayang di Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi

Kecelakaan maut di JTTS KM 58, Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan, yang merenggut dua nyawa melayang. Lampost /dok Satlantas Lamsel

KALIANDA (Lampost.co) -- Sepanjang 2019, sebanyak 85 peristiwa kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, dengan korban tewas mencapai 14 orang.

Kepala Cabang PT Hutama Karya Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Hanung Hanindito menjelaskan 85 kejadian di ruas jalan tol sejak Januari - Oktober 2019. 



Baca juga: Kecelakaan Berulang, Jalan Tol Lampung Akan Dievaluasi

"Jumlah angka kecelakaan sejak jalan tol dioperasikan," ujarnya kepada lampost.co, Selasa 15 Oktober 2019. 

Dari 85 kejadian kecelakaan lalulintas yang terjadi di JTTS ruas Bakauheni-Terbangi Besar sepanjang 140 Km, sebanyak 14 nyawa melayang. 

"Berdasarkan data yang kami miliki 14 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas," katanya. 

Saat ditanya mengenai titik rawan kecelakaan lalulintas di JTTS, Hanung menegaskan tidak ada spesifikasi daerah rawan kecelakaan lalulintas di jalan tol. 

"Secara spesifik tidak ada yang rawan, karena kejadian kecelakaan lalulintas di jalan tol menyebar," ujarnya. 

Setiap kejadian kecelakaan lalulintas, PT HK selaku pengelola jalan tol Sumatera , menyiapkan kendaraan ambulans untuk evakuasi korban. 

"Selain kendaraan patroli dan rescue, kami ada kendaraan ambulans," ujarnya.

Komentar