KOTABUMI (Lampost.co) -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara banyak menerima keluhan terkait pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun 2018.

Semisal terjadi di Desa Candimas, Kecamatan Abung Selatan, pasalnya ada satu rombongan belajar dipastikan tidak dapat melanjut pendidikan di sekolah menengah pertama karena tidak masuk zonasi.



"Jadi permasalahan ini sebenarnya banyak, bulan hanya ditempat kita saja. Bagaimana tidak daerah yang tidak ada SMP akan kesulitan mengakses pendidikan. Kita telah menggelar rapat kemarin dan alhamdulillah selesai," kata Sekretaris Disdikbud Lampura, Syaiful Nawas mendampingi Kepala Suwandi, Kamis (12/7/2018).

Menurutnya, karena keterabatasan alokasi dari sekolah terdekat, yakni di SMPN 10 Kotabumi dan SMPN Abung Selatan. Hingga warga yang memiliki anak selesai sekolah dasar akan melanjutkan pendidikannya di SMP menjadi terkendala. Sebab, berdasarkan perangkingan jarak tempuhnya telah habis.

"Solusinya ya, mereka kita sebar disekolah-sekolah yang masih memiliki kouta karena tidak penuh. Seperti di SMPN 9 Mulangmaya, Kecamatan Kotabumi Selatan. Lalu, di SMPN 2 yang kekurangan jumlah pelamarnya, serta SMPN 13 Kotabumi," terangnya.

Ia menjelaskan bahwasanya PPDB tahun ini tidak berdasarkan nilai akan tetapi 3 kriteria. Yakni, jalur zonasi 90%, jalur prestasi 5% dan sisanya jalur berkebutuhan khusus. Dan untuk jalur zonasi diurutkan berdasarkan bukan hasil ujiam disekolah sebelumnya.

"Kalau sekarang bukan dilihat pintar atau tidaknya, akan tetapi berdasarkan zonasi. Dan itu sudah ditetapkan dengan rekan kita dari Telkom, tempat kerja sama. Permasalahan yang timbul, bagaimana anak-anak yang disekitar tempat tinggalnya akan melanjutkan sekolah kalau demikian, "terangnya.

"Itulah yang menjadi kendala kami di daerah saat ini, bagaimana mengatur daerah-daerah yang jauh dari zona sekolah. Enggak usah jauh-jauh, di daerah Kebonempat, Tanjungharapan Kotabumi Selatan misalnya. Ke SMPN 7 jauh, apalagi mau ke SMPN 9 Mulangmaya," tandasnya.

 

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR