KALIANDA (Lampost.co) -- Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan sindir kinerja Bank Lampung, Cabang Kalianda. Sebab, dinilai belum mampu berbuat banyak untuk mengembangkan lokasi rest area di Masjid Agung Kubah Intan, Kalianda.

Hal ini disampaikan Zainudin Hasan, baru-baru ini dalam rapat koordinasi pejabat Pemkab Lampung Selatan, di aula Krakatau, Kantor Bupati Lamsel.



Zainudin berharap, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Cabang Kalianda dapat memberikan permodalan dengan sistem perkreditan, agar 17 kios yang telah dibangun oleh Pemkab Lampung Selatan dapat diisi. Ini dilakukan untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Lampung Selatan.

"Minimal, keberadaan rest area tersebut dapat melahirkan pengusaha- pengusaha handal yang memiliki daya saing untuk kemajuan daerah," katanya.

Sebelumnya, Zainudin Hasan sempat menyatakan siap menberikan jaminan atas peminjaman modal masyarakat, khususnya untuk pengembangan lokasi rest area dari Bank Lampung, Cabang Kalianda. Bahkan, ancang-ancang Pemkab Lampung Selatan untuk mengandeng bank lain sempat mengemuka, karena BPD setempat dinilai belum mampu menunjukan eksistensinya dalam mengembangkan lokasi tersebut.

Kepala Bank Lampung Cabang Kalianda Rizal Efendi mengatakan pihaknya berencana akan membangun mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di lokasi rest area Masjid Agung Kubah Intan, Kalianda. "Rencananya tahun ini kita buka ATM disana," ujar dia.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, di lokasi rest area tersebut telah di bangun Warung Desa (Wardesmart) dan sejumlah kios makanan beserta 17 bangunan kios untuk usaha-usaha kerajinan masyarakat kecamatan setempat. Namun, hingga saat ini belasan kios tersebut justru tidak beroperasi.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR