BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan 11 saksi dalam sidang lanjutan perkara tindak pidana pencucian uang yang dilakukan bupati nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Senin (11/2/2019).

11 saksi yakni, M Iqbal (dokter), Direktur PT Airan Raya Medika, Ridwan (dokter/komisaris), Riskan Haikal, M. Hadir Supri, M. Lekok, Hasan Rison (swasta), Ahmad Tarmizi (pensiunan guru), Tedi Hariandi (notaris), M. Alzier Dianis Thabranie (swasta), Rudi Hartono (notaris), dan Cinta Ariestasya (dokter).



Di persidangan terungkap jika tanah di sekitaran Masjid Bani Hasan, Kedaton, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan benar dibeli oleh terdakwa Zainudin dari saksi Riskan Haikal. Hal tersebut dikatakan saksi Risma Haikal saat ditanya JPU KPK Wawan Yunarwanto. Risma mengatakan tanah yang dibeli Zainudin untuk membangun pondok pesantren.

"Pernah berbicara dengan Zainudin tahun 2017. Kata dia, adinda itu tanah dibelakang mau kita bangun pesantren dijual aja ya, nanti hubungi Rusaman," kata Risma.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR