KAWASAN Youthcamp Tahura Wan Abdul Rachman (WAR) merupakan salah satu destinasi pegunungan yang strategis di Lampung. Lokasinya terletak di Desa Hurun, Kecamatan Telukpandan, Pesawaran, di jalur jalan menuju wisata Pulau Pahawang, Pantai Sari Ringgung, dan Teluk Kiluan, atau lebih tepatnya di depan Rumah Makan Pindang Ika. 
Gerbang bertuliskan Tahura Wan Abdul Rachman merupakan penanda pintu masuk menuju bumi perkemahan remaja (Youthcamp) yang kira-kira berjarak 1 km. Hal ini bisa ditempuh dengan semua jenis kendaraan baik bus, minibus, hingga kendaraan roda dua.
Dibangun sejak lama, Youthcamp Tahura WAR mengalami pasang-surut kunjungan. Dahulu, lokasi ini digunakan untuk camping dan mancakrida (outbound). Tempat ini juga pernah mengalami kejayaan pada era 1990-an hingga menjelang 2000. Setelah itu, tren kunjungan ke Youthcamp makin menurun akibat kurang terpeliharanya sarana dan prasarana yang ada. Belum lagi kondisi kurang aman khususnya keamanan barang-barang yang dibawa oleh mereka yang berkemah. 
Banyaknya bangunan kusam, berlumut, dan roboh menambah kesan seram di Youthcamp Tahura WAR. Namun, sejak tiga tahun terakhir perubahan signifikan terjadi di Youthcamp. Dimulai dari pembuatan pintu gerbang utama yang terkesan modern, penambahan luas parkir, fasilitas MCK yang nyaman, musala, gedung serbaguna, air mancur, pergola, dan camping ground. 
Kemudian, perbaikan jalan menuju air terjun, penataan taman, penyediaan sarana prasarana penerangan pada setiap sudut lokasi camping dan ditambah lagi dengan Pasar Tahura yang diadakan setiap Minggu. Semua itu menjadikan Youthcamp sebagai tempat yang asyik dan aman untuk dikunjungi baik yang sekadar berkunjung singkat maupun sebagai tempat berkemah. 
Tiga bulan terakhir, Pasar Tahura menjadi atraksi wisata paling populer di Youthcamp. Diinisiasi oleh Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Lampung pada Desember 2017, dengan brand Bukan Pasar Biasa, Pasar Jaman Now sebagai destinasi digital yang menampilkan aneka kuliner khas Lampung, spot foto yang unik, hingga pertunjukan wisata yang berbeda setiap minggunya. 
Selain itu, pengunjung Youthcamp juga dapat menikmati suguhan Air Mancur Pelangi dengan ketinggian lebih dari 10 meter, yang merupakan spot foto paling diminati di sini. Air mancur ini merupakan pesona buatan yang memanfaatkan gaya gravitasi tanpa memanfaatkan sumber energi listrik. 
Spot wisata lainnya yang juga dapat dinikmati di Youthcamp adalah Air Terjun Hurun, air terjun setinggi 10 meter ini juga menjadi tempat yang indah untuk berfoto. Di bagian lain, ada pula air terjun dengan batuan dan kolam yang cukup besar digunakan pengunjung untuk mandi atau sekadar berswafoto.
Pengelola wisata di tempat ini melalui rilisnya juga menjelaskan Youthcamp merupakan bagian dari ruang pemanfaatan kawasan konservasi. Di area seluas kira-kira 5 hektare ini Anda masih dapat menjumpai aneka ragam tanaman hutan. Posisinya yang berada di lembah diapit perbukitan dan beberapa aliran sungai serta gemericik air terjun yang seakan membawa suasana damai dan pesan alam agar manusia terus menjaganya.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR