Permasalahan daftar pemilih tetap (DPT) tidak hanya terjadi pada masyarakat Indonesia di dalam negeri, tetapi menjadi isu pula terhadap warga negara Indonesia di mancanegara. Hal ini terungkap dalam tatap muka TKN dengan sukarelawan Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin di New York, Amerika, Sabtu (9/2/2019). Rombongan TKN yang terdiri dari mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, aktris legendaris Christine Hakim dan Lathifa Al Anshori, dan Wakil Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan. Perwakilan-perwakilan Erick Thohir tersebut disambut hangat oleh puluhan sukarelawan yang bergotong royong untuk memenangkan pasangan calon 01.

Dalam diskusi yang berlangsung selama tiga jam tersebut, seorang pemilih mengutarakan permasalahan yang saat ini dihadapi pemilih Indonesia di luar negeri, yaitu belum dibukanya lagi pendaftaran penambahan pemilih ke DPT-LN. “Kami berharap segera dibuka kembali karena kami tidak ingin kehilangan suara. Kami berharap KPU tegas. Katanya Februari akan dibuka. Kok belum?” kata Mahdalia Elva, seorang WNI yang tinggal hampir dua dekade di Amerika Serikat.



Perlu diketahui, dari 2 juta lebih orang Indonesia yang mendapatkan hak pilih di luar negeri, 52% mereka adalah perempuan. “Sangat disayangkan apabila perempuan Indonesia akhirnya tidak bisa mencoblos hanya karena KPU melalui PPLN kurang telaten mendata penduduk Indonesia di luar negeri. Memang tidak mudah, tetapi jangan sampai suara masyarakat Indonesia di belahan dunia mana pun dibungkam oleh sistem pemilu yang tidak dikelola dengan maksimal. Kami berharap KPU segera mengumumkan tanggal kapan tepatnya masa perbaikan DPT-LN dibuka lagi agar WNI di luar negeri tidak gelisah,” ujar Lathifa yang juga politikus Partai NasDem ini.

Christine Hakim menilai semangat militansi warga Indonesia di New York ini perlu ditiru oleh sukarelawan-sukarelawan di dalam negeri. Acara yang berlangsung selama lebih dari tiga jam ini dimulai dengan santapan kuliner Indonesia dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Terselenggaranya tatap muka di Marmara Park Avenue Manhattan tidak lepas dari kecintaan orang- orang Indonesa di New York terhadap calon presiden Joko Widodo. Pada 2014 lalu, Joko Widodo-Jusuf Kalla menang telak di TPS PTRI New York City.

loading...

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR