MESUJI (Lampost.co)--Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) yang dibangun sejak 2014 di Desa Mekarjaya, Tanjungraya, Mesuji, menjadi destinasi yang komplet untuk wisata keluarga. Mengunjungi taman itu, pengunjung bakal dimanjakan dengan beragam fasilitas dan sarana hiburan yang seru lagi segar.

Taman yang dibangun di atas lahan seluas 10 hektare itu menyediakan berbagai wahana, mulai dari taman bermain air, hingga koleksi tanaman dan satwa. Bupati Mesuji Khamami menyebut Taman Kehati sengaja dibangun untuk memberikan pengalaman lebih kepada masyarakat Mesuji yang haus akan hiburan. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk bisa bermain di taman bermain air, atau untuk sekadar melihat berbagai satwa lucu.



"Di taman ini, kami sudah bangun empat titik waterpark, gedung serbaguna (GSG) berkapasitas 6.000 orang, hingga taman burung. Selain itu, pengunjung juga bisa melihat sekawanan rusa yang berada di penangkaran khusus, hingga satwa seperti buaya," ujar Khamami, beberapa waktu lalu.

Selama masa libur Natal dan Tahun Baru, Taman Kehati menjadi pusat hiburan yang diserbu pengunjung. Tidak hanya dari sekitar Mesuji, pengunjung datang dari luar daerah, seperti dari Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Puncaknya, pada tanggal 1 Januari 2019, pengunjung taman ini mencapai 28 ribu orang.

Menurut Khamami, khusus pada hari pertama di bulan Januari 2019, pendapatan dari taman yang dikelola pemerintah daerah tersebut tembus hingga Rp500 juta lebih. "Ke depan, kami akan terus memperbaiki infrastruktur taman untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung," ujar Bupati Khamami.

Dengan fasilitas hiburan yang lengkap, para pengunjung Taman Kehati mengaku puas berlibur di tempat tersebut. Dengan tiket yang terjangkau, yakni hanya Rp10 ribu, pengunjung sudah bisa memanjakan diri dengan banyaknya fasilitas hiburan.

"Kami sangat puas, ini adalah kedua kali kami mengunjungi Taman Kehati. Libur Lebaran kemarin, kami juga ke sini. Di taman ini, keamanan sangat terjamin, terlihat ada anggota Polisi Pamongpraja hingga personel TNI, sehingga kami merasa aman dan nyaman," kata Purwoko, warga Ogan Komering Ilir yang berkunjung.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR