BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Anjungan Way Kanan memiliki stan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang menunjukkan aneka potensi wisatanya. 

Kepala Seksi Pengembangan Sumberdaya Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Way Kanan, Marwansyah, mengatakan secara umum Way Kanan lebih mengunggulkan potensi alam dengan tema petualangan.



"April 2019 kami menggelar Radin Djambat (Radja) event ke 4. Tour dengan menggunakan motor trailer sebanyak 900 peserta dimana mereka mengelilingi perkebunan kopi, pegunungan dan air terjun wisata., "kata dia kepada Lampost.co, Kamis (2/5/2019). 

Kemudian, event Camping Drone 4x4 merupakan mobil off road yang menyusuri alam dengan medan yang berat, acara itu digelar di Banjit tepatnya tebing penyengat kampung Juku Batu yang diikuti oleh 50 peserta. "Peserta merasakan keindahan alam Wayan Kanan dengan mobil offroad," ujarnya. 

Selain itu, Gedung Batin Bambu Rafting yang merupakan festival tahunan berskala nasional didukung oleh Kemenpar RI yang selalu dilaksanakan pada Oktober. 
"Kita undang para tamu khusus nya wisatawan mancanegara,  mereka akan merasakan keindahan sungai Way Besai menggunakan rakit bambu," paparnya.

Destinasi wisata yang menjadi unggulan air terjun Putri Malu terletak di Kampung Juku Batu kecamatan Banjit. Jaraknya 60 km dari Blambangan Umpu. Tinggi air terjun yakni 75 meter. Dapat ditempuh kendaraan roda empat,  kemudian ketika sampai di Kampung Juku Batu pengunjung bisa melanjutkan perjalanan sepanjang 7 km dengan ojek trail. 

"Pengunjung cukup membayar Rp100 ribu untuk ngojek ke air terjun,  atau bisa sewa motor trail Rp100 ribu, dijamin nggak kecewa karena lokasinya begitu indah dan masih alami," paparnya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR