WAY KANAN (Lampost.co)--Pemerintah Kabupaten Way Kanan fokus mengembangkan produk Kopi Robusta Putri Malu. Hal itu ditegaskan, Wakil Bupati Kabupaten Way Kanan Edward Antony, saat memimpin rapat lanjutan pengembangan Kopi Robusta Putri Malu, di aula PKK, Senin (2/7/2018).
Ia mengatakan program pemerintah harus benar-benar fokus dan serius dalam merumuskan pengembangan produk kopi robusta Putri Malu.

“Promosi harus dilakukan serius, apapun jenis kegiatannya harus diupayakan untuk dapat mempromosikan produk unggulan kita ini. Promosi juga akan saya bantu, namun yang terpenting adalah ketersediaan dari produk itu sendiri. Jangan sampai promosi yang dilakukan sudah besar-besaran, dan ketika sudah ada pemesannya kita tidak bisa memenuhi permintaan dan terkait dengan permodalan agar segera berkoordinasi dengan Bank Indonesia”, paparnya.
Sementara itu, untuk dinas terkait agar saling berkoordinasi dalam pelaksanaan program pengembangan kopi robusta ini. “Untuk SK yang sudah terbentuk dan disetujui Pak Bupati untuk tiap bidang saling berkoordinasi dalam tugas dan targetnya agar dapat berjalan segera dan tepat sasaran”, terangnya.
Kepala Bappeda Kabupaten Way Kanan, Rudi Joko, menjelaskan beberapa kendala yang harus segera dibenahi yakni tentang tata cara pengelolaan agar Kopi terproduksi mempunyai cita rasa dan aroma yang khas. "Saya menyarankan agar instansi dapat memberikan solusi terkait modal, pengembangan sampai dengan kemitraan," kata dia.



Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Saipul, menambahkan program unggulan Kopi Robusta Putri Malu merupakan salah satu program yang dicanangkan oleh Bupati dan agar segera dapat dilaksanakan baik pengembangan maupun promosinya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR