BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Cuaca panas dan tiba-tiba diguyur hujan lebat, rentan memicu berbagi penyakit. Sejumlah penyakit khas pancaroba, patut diwaspadai. Menjaga daya tahan tubuh tetap optimal adalah salah satu cara tepat menangkal penyakit.
Direktur Politeknik Kesehatan Tanjungkarang Warjidin Aliyanto mengimbau masyarakat memberlakukan gaya hidup sehat, termasuk saat memasuki pancaroba. Rentang waktunya tergolong lama, yakni sekitar dua bulan.
Menurut dia, penyakit yang paling banyak muncul adalah flu. Saat pancaroba, flu lebih mudah datang dibanding ketika musim lain. Saat pancaroba, daya tahan tubuh melemah karena ketidakpastian cuaca.
“Cuaca tidak menentu, kadang panas, tiba-tiba hujan deras," kata Warjidin, beberapa waktu lalu.
Saat pancaroba, penyakit yang diderita orang lain juga lebih mudah menular. Oleh karena itu, menjaga kebersihan diri dan lingkungan amat penting agar terhindar dari flu.
Selain itu, demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit berikutnya yang paling banyak merebak saat pancaroba. Masyarakat wajib menerapkan 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang bekas yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan jentik nyamuk.
“Begitu terjadi tanda-tanda terserang DBD, segera cek ke dokter untuk mendapatkan penanganan tepat. Jika tidak, dapat berakibat fatal," kata dia.
Warjidin menjelaskan pihak puskesmas biasanya langsung mengecek suatu lokasi jika terdapat penderita DBD. Fogging dan pemberian abate adalah salah satu langkah pencegahan yang umumnya dilakukan tenaga medis puskesmas.
Penyakit khas pancaroba lainnya adalah diare. "Penanganan pertama pasien diare adalah mengonsumsi oralit, baru ke tenaga medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Menurut Warjidin, diare pada bayi dan balita harus diwaspadai. Dehidrasi parah bisa mengakibatkan kematian. “Kalau orang dewasa mudah bilang haus, tetapi kalau anak-anak biasanya susah. Oleh karena itu, mereka sangat rentan mengalami dehidrasi," ujarnya.
Salah satu tanda diare adalah buang air besar (BAB) lebih dari 4 x sehari.
Warjidin menekankan pentingnya mencuci tangan dengan sabun dan dibilas dengan air mengalir untuk menangkal penyakit. "Penyebaran penyakit dan kuman adalah melalui tangan," kata dia.

loading...

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR