DINAS Kesehatan Kabupaten Bekasi meminta warga setempat waspada dalam membeli kue kering dari industri rumahan. Warga diminta jeli mencium aroma kue kering, sebab biasanya makanan yang mengadung pangawet seperti formalin aroma obat akan lebih menyengat. 
 
“Kue yang menggunakan bahan pengawet bisa bertahan hingga 1,5 tahun. Tapi kalau bahannya standar hanya bertahan 2 bulan di dalam toples kedap udara,” kata Kepala Seksi Kefarmasian pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Aam Komalasari, Selasa (14/5/2019). 
  
Menurut Aam, apabila kue kering bertahan hingga satu tahun, bisa diindikasikan mengandung bahan pengawet. Selain dari aroma, kue kering yang mengandung pewarna non pangan seperti pewarna tekstil juga lebih mencolok dari biasanya. Bila melihat hal tersebut, warga bisa melapor ke petugas, nanti pemerintah daerah akan mengambil sampel untuk diuji ke laboratorium. 
 
“Apabila terbukti melanggar, warga akan kami berikan peringatan dan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatan itu kembali,” jelas Aam. 
 
Aam mengatakan, makanan yang mengandung bahan formalin ataupun pemanis buatan, sangat berbahaya bagi kesehatan karena bisa menimbulkan alergi dan batuk. Sedangkan untuk jangka panjang, bisa mengakibatkan gagal ginjal dan kanker bagi orang yang mengkonsumsi makanan tersebut. 
 
“Untuk pewarna tekstil juga sangat berbahaya dan bisa memicu sel kanker bila dikonsumsi secara terus menerus,” katanya. 
 
Tidak hanya dari tampilan fisik kue, pembeli juga harus memperhatikan kemasan dari kue itu sendiri. Bila kemasan kusam dan kotor, sebaiknya tidak dibeli karena kualitas kue dipastikan menurun dan rentan terserang jamur. 
   

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR