KALIANDA (Lampost.co) --  Sambut pemudik, warung tenda dadakan di sepanjang jalan lintas Sumatera (jalinsum) Lampung Selatan, menjamur. Kehadiran para pemudik merupakan berkah tersendiri bagi masyarakat sekitar pada saat libur Lebaran.

Dari pantauan Lampost.co, warung tenda yang berjualan anekan makanan dan minuman banyak didirikan masyarakat setempat sebelah kiri Jalinsum dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung.



Selain tempat berjualan, di tenda tersebut disediakan tempat beristirahat bagi para pemudik yang kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh.

Namun banyak juga dari pemudik khususnya yang menggunakan sepeda motor menunggu waktu pagi hari untuk melanjutkan perjalanan. "Banyak pemudik yang mampir kesini malam hari, selain makan dan minum mereka menunggu waktu pagi hari untuk melanjutkan perjalanan," kata Ismail (46) salah seorang pemilik warung tenda di Kecamatan Kalianda, Minggu (10/6/2018).

Kebanyakan pengunjung warung miliknya pemudik yang menggunakan sepeda motor. Mereka melakukan perjalanan bersama rombongan. "Biasanya rombongan yang mampir, satu rombongan sampai sepuluh motor," ujarnya.

Warung tenda dadakan, kata dia, didirikan di sebelah kiri jalan dari arah Bakauheni disebabkan agar mempermudah para pemudik singgah atau mampir.
"Kalau dirikan warung disebelah kanan mereka enggan datang," kata Mardiana (37) pemilik warung di Kecamatan Sidomulyo.

Lebih memilih singgah untuk makan dan minum serta istirahat di warung tenda, karena warga menjual makanan tidak terlalu mahal atau harga normal.
"Dari dulu setiap mudik selalu mampir di warung tenda, harganya cocok tidak mahal dan ada tempat istirahatnya," ujar Slamat (48) salah seorang pemudik asal Bekasi.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR