BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Presiden RI ke-3 Prof B.J Habibie meninggal dunia pukul 18.05, Rabu, 11 September 2019. Meninggalnya putra terbaik bangsa di usia ke 83 tahun itu memberikan banyak warisan anak cucunya, khususnya di bidang ekonomi umat. Dengan buah pemikirannya, dia pun menjadi pendiri berbagai lembaga keuangan syariah yang kini menjamur di berbagai daerah Indonesia. 


Sekretaris Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Provinsi Lampung, Prof. Khomsyahrial mengatakan wafatnya B.J. Habibie memberikan rasa kehilangan bagi setiap warga Indonesia. Khususnya bagi kalangqn ICMI. Dimana, beliau menjadi salah satu pendiri organisasi tersebut. 



"Satu ajaran yang diberikan pada jajaran ICMI adalah prinsip 5K, yaitu kualitas iman, pikir, takwa, zikir, dan kualitas kerja. Prinsip itu selalu kami pegang dan ICMI Lampung memiliki kedekatan lebih pada beliau. Untuk itu, saya pun mewakili ICMI Lampung akan bertakziah ke rumah duka besok (Kamis)," kata Khomsahrial kepada Lampost.co, Rabu, 11 September 2019 malam.

Kendati telah berpulang, pria yang berhasil merakit pesawat terbang itu memberikan warisan yang akan terus bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia lewat perbankan syariah, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah, dan Baitul Mal Wattamwil (BMT) yang berdiri dan berkembang saat ini.

"Ekonomi Islam salah satu pendiriannya dimulai dari perbankan syariah, BPRS, dan BMT. Beliau yang memulai mendirikan itu hingga sekarang lembaga keuangan itu berkembang di berbagai daerah. Hal itu menjadi warisan yang akan terus mengangkat perekonomian umat dan itu harus terus dikembangkan," ujarnya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR