KALIANDA (Lampost.co) -- Masyarakat Desa Sukabakti, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, usulkan pembangunan jalan dalam musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes) di Kantor Desa setempat, Senin (15/10/2018).

Seperti yang diungkapkan, Ibenu Hasan (48) warga Dusun Rantaumakmur, Desa Sukabakti mengatakan dirinya mewakili masyarakat Dusun setempat meminta kepada Pemerintah Desa Sukabakti agar memprioritaskan pembangunan ruas jalan Desa Sukaraja - Dusun Rantaumakmur, Desa Sukabakti sepanjang 1.500 meter.



"Kami minta agar Pemerintah Desa Sukabakti maupun Dinas Pekerjaan Umum agar dapat segera merealisasikan pembangunan ruas jalan menuju ke Dusun Rantaumakmur. Soalnya, kondisinya sudah rusak parah dan bertahun-tahun belum diperbaiki," kata dia, kemarin. 

Hal senada diungkapkan, Kepala Dusun Baktimulyo, Sugiatno mengatakan pihaknya mengharapkan adanya pembangunan jalan Hotmix sepanjang 1 km di dusun setempat. "Ini usulan dari masyarakat di Dusun Baktimulyo. Kami berharap tahun 2019 bisa direalisasikan," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Sukabakti Yato Suyato mengatakan pada 2019 pihaknya telah mengusulkan 17 titik lokasi pembangunan jalan kedalam rencana kerja pemerintah desa (RKP-Desa) 2019. Meski demikian, lantaran terbentur jumlah anggaran pihaknya akan memsortir kembali yang akan diprioritaskan pada 2019.

"Pada 2019 kami sudah masukkan 16 titik lokasi dengan anggaran apbdes dan 1 titik akan diusulkan di APBD dengan total anggaran sebesar Rp3,2 miliar. Namun, kami masih akan menampung usulan dari masyarakat yang belum di tapung aspirasinya," kata dia. 

Yato menjelaskan pada RKP-Desa 2019 pihaknya juga mengusulkan bidang penyelenggara lan pemerintahan desa sebanyak 18 kegiatan dengan total anggaran Rp365,5 juta, bidang pembinaan kemasyarakatan sebanyak 17 kegiatan sebesar Rp124 juta dan pemberdayaan masyarakatan sebanyak 15 kegiatam dengan jumlah Rp102 juta. 

"Hasil Musrenbangdes ini nanti yang skala prioritas akan kami usulkan di Musrenbang Kecamatan Palas. Biar bisa tertampung, kami usulkan di APBDes dan APBD," ujarnya.

 

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR