KALIANDA (Lampost.co)--Sejumlah masyarakat Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, berharap para penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) agar didata ulang. Pasalnya, penerima bantuan PKH wilayah setempat dinilai tidak tepat sasaran.

Seperti yang diungkapkan Wawan (39), warga Desa Sukapura mengatakan dirinya berharap Pemerintah dan Pendamping PKH dapat melakukan pendataan ulang terhadap penerima PKH. Sebab, saat ini banyak penerima PKH dinilai mampu atau bukan warga miskin. 



"Saya berharap pemerintah, baik Desa, Kecamatan dan kabupaten ataupun Pendamping PKH agar dapat melakukan pendataan ulang terhadap penerima PKH. Karena, banyak yang punya rumah bagus masih menerima PKH. Sedangkan, benar-benar warga miskin enggak dapat bantuan PKH," ujarnya kepada Lampost.co, Rabu (12/6/2019).
Dia mengatakan pendataan terhadap keluarga tidak mampu harus sesuai fakta di lapangan. Sehingga, penyaluran bantuan PKH bisa tepat sasaran dan sesuai peruntukannya. "Jangan main asal pilih semaunya saja. Saya minta warga yang mendapatkan bantuan PKH adalah warga yang benar-benar tidak mampu supaya tidak ada cemburu sosial," kata dia.

Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Sragi, Shodiq mengatakan pihaknya akan tetap melakukan pemutakhiran terhadap para penerima PKH. Jika memang ada keluarga penerima manfaat (KPM) yang sudah tidak layak, maka akan dilakukan exit (keluar dari program PKH). 

"Artinya, kalau memang ada KPM yang sudah tidak layak jadi peserta PKH, ya akan dikeluarkan. Kami akan lakukan pemutakhiran dulu data peserta PKH," kata dia. 

Sementara itu, Camat Sragi Bibit Purwanto mengatakan sejauh ini pihaknya belum menerima laporan soal keluhan PKH. bahkan, hingga sekarang para pendamping PKH tidak pernah berkoordinasi dengan mereka. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR