BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Warga Jalan Pulau Seram, Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, keluhkan adanya timbunan sampah. Bahkan sampah sampah itu berserakan di tepian jalan.

Kondisi itu diperparah, dengan banyaknya sampah yang sampai terbuang dan menumpuk di tepian kali. Sampah plastik, rumah tangga, hingga sayuran busuk tercampur di dalam sebuah selokan tepat di bawah jembatan aliran kali.



Iyong warga setempat mengungkapkan. Bahwa di atas jembatan aliran kali, terdapat sebuah kontainer penampung sampah. Kontainer sampah itu biasa digunakan oleh warga sebagai Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

“Iya kadang-kadang dibersihin. Tapi ini sampai numpuk kaya gini, itu juga udah hanyut ke bawa aliran kali," ungkapnya, Senin, 9 September 2019.

Begitu juga yang dikatakan warga setempat lainnya Ngatinah. Bahwa kontainer sampah yang ditempatkan pada pinggiran jalan di atas jembatan kurang tepat. Karena memakan bagian jalan, sehingga sampah yang berlebihan tumpah ke kali.

"Kalau kayak bau kita nggak begitu merasakan, karena kan sungainya ini memang besar. Tapi memang kurang tepat. Karena kan itu Kontenernya makan separuh jalan di jembatan.” kata dia.

Kondisi sampah yang menumpuk pada hilir kali, menurutnya kerap menjadi faktor utama penyebab terjadinya banjir yang melanda daerah sekitar kali. “Ya kalau sekarang sih belum, tapi kalau musim hujan mas. Di sini juga banjir.” jelasnya.

Hal senada dikatakan Doni Saputra warga sekitar, dirinya mengatakan, penampakan tersebut memang tidak mengeluarkan aroma bau busuk yang terlalu, hanya saja menurutnya penampakan sampah itu tidak mengenakan untuk dilihat.

“Ya ngak busuk sih,  kan sampah plastik. Tapi mungkin biasa saja sih warga sekitar karena tak menimbul kan bau, ya menurut saya nggak enak aja dilihat.” ujarnya.

Diketahui sungai tersebut juga merupakan aliran sungai yang berada di sebelah Jalan Hanoman, tepatnya di bawah jalan persimpangan Rs Abdul Moeloek. Kemudian, aliran sungai tersebut akan menuju ke wilayah teluk dan berakhir di pesisir. Sepanjang garis sungai itu juga cukup dipenuhi dengan sampah.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR