KALIANDA (Lampost.co)--Kepanikan masyarakat di Desa Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, kembali terjadi setelah adanya pasang gelombang laut, Rabu (2/1/2019) malam. Bahkan, kepanikan diperparah ketika masyarakat mendengar informasi dari BMKG bahwa status GAK Level III Siaga. 

Seperti yang diungkapkan Herman (39), warga Desa Rajabasa, yang mengatakan pada Rabu (2/1/2019) malam, warga setempat dihebohkan akan adanya tsunami susulan.



"Warga masih trauma juga. Ditambah lagi angin kencang disertai gelombang pasang laut tinggi, sehingga timbul kepanikan warga hingga berhamburan menyelamatkan diri," kata dia, Kamis (3/1/2019).

Hal senada dikatakan Rosidah (50), warga lainnya. Dia mengatakan warga sekitar sempat berlarian menuju dataran tinggi karena ketakutan akan terjadi tsunami susulan. Bahkan, rasa takut itu ditambah mendengar informasi bahwa GAK berstatus Level III Siaga. 

"Kami takut air laut naik lagi sehingga sekitar pukul 23.00 kami bergegas naik ke tempat pengungsian lagi. Sebab, sebelumnya terdengar dentuman hebat dari arah GAK, dan kami kembali ke rumah setelah keesokannya," ujarnya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR