KALIANDA (Lampost.co) -- Masyarakat di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, merasa kecewa mengenai adanya Oprasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Seperti yang diungkapkan, Apriansyah (42) warga Desa Banding, Kecamatan Rajabasa mengungkapkan bahwa dirinya kecewa terhadap pemerintahan kabupaten yang telah tertangkap tangan dalam permasalahan kasus suap.



"Yang jelas saya sedikit kecewa karena orang yang nomor satu di Kabupaten Lampung Selatan terkena OTT oleh KPK RI. Apalagi uang tersebut untuk perbaikan jalan yang menuju Kantor Camat Rajabasa. Sebab, kondisi jalan tersebut sudah rusak parah bahkan tak jarang kendaraan yang jatuh di jalan tersebut," katanya.

Hal senada diungkapkan, Sofiyan (32) warga lainnya. Dia mengatakan ia tidak menyangka Bupati Zainudin Hasan tertangkap oleh KPK kasus dugaan suap proyek. Padahal, selama ini adik kandung Ketua MPR Zulkifli Hasan itu dikenal agamis. 

"Saya kaget saat mendengar kabar berita itu. Padahal yang saya tahu Pak Zainudin Hasan sangat kental dengan agama. Disamping itu, sudah banyak pembangunan jalan sejak kepemimpinannya," ujarnya. 

Kekecewaan masyarakat Kecamatan Rajabasa ditambah dengan kasus dugaan suap proyek di wilayah itu. Diantaranya rehabilitasi ruas Jalan Banding menuju Kantor Camat Rajabsa dan jalan Kunjir Cugung yang dimenangkan oleh CV Langit biru dan CV 9 Menara. Proyek itu dikabarkan menelan anggaran Rp200 juta. 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR