KALIANDA (Lampost.co) --   Setidaknya tiga warga yang telah pulang umrah dari kecamatan Ketapang dan Sragi, kabupatwn Lampung Selatan menjadi korban  penipuan bermodus untuk beli kain kafan,
Ahmad Muslim, penyelenggara ibadah haji dan umrah dari salah satu biro travel umrah di kecamatan Ketapang, Lampung Selatan menjelaskan modus yang dilakukan pelaku dengan mendatangi rumah korban yang telah pulang umrah. 
Kepada para korban, ujar Muslim, pelaku mengaku mendapat mandat dari ibunya yang menderita sakit keras usai pulang umrh. Pelaku mengaku sebagai anak dari jemaah lain yang satu rombongan.
“Pelaku meminta ibunya yang sakit keras untuk dibelikan kain kafan oleh jemaah yang berangkat umroh bersama. Karena merasa iba dan kenal dengan ibu yang disebutkan oleh pelaku, maka korban memberikan uang Rp 250ribu-Rp 300ribu untuk membeli kain kafan,” kata Ahmad Muslim, salah satu penyelenggara ibadah umroh diwilayah timur kabupaten Lampung Selatan kepada Lampost.co, Jumat (4/5/2018) mal
Berhasill menjalankn aksinya, pelaku kembali mendatang dua warga lainnya yang sudah pulang  umrah di desa Way Sidomukti, dan desa Pematangpasir, kecamatan Ketapang.

“Karena merasa berangkat umrah bareng dengan ibu yang disebutkan pelaku. Maka korban Ibu Sarikem, ibu Mumpingah dan Ibu Eni memberikan uang Rp 300ribu untuk beli kain kafan kepada pelaku yang memiliki ciri ciri badan tegap dan tinggi dengan kulit putih itu,”  ujar Ahmad Mualim yang juga anggota DPRD Lampung Selatan ini.
Ia mengimbau kepada para jemaah yang pulang umrah agar bertindak cepat dengan melapor kepada aparat terdekat saat pelaku mendatangi jemaah-jemah yang pulang umrah dengan modus serupa.



“Agar tidak ada korban korban berikutnya, kami minta untuk menyebarkan informasi ini kepada jemaah lain. Dan segera lapor aparat terdekat saat pelaku  menjalankan aksi serupa,” pungkasnya.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR