PRINGSEWU (Lampost.co)--Pencapaian pajak kendaraan bermotor 2018 memenuhi target. Bahkan, dari target Rp16 miliar, tercapai Rp16,250 miliar atau lebih Rp250 juta. Itu artinya warga Pringsewu taat membayar pajak kendaraan. 

Kepala Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor Pringsewu Edison, Selasa (12/2/2019), menjelaskan padahal sampai saat ini Samsat Pringsewu masih berstatus Samsat pembantu, yang fungsinya hanya melayani pengesahan pajak tahunan saja. "Bea balik nama masih ke Samsat Kotaagung," ujarnya. 



Menurutnya, untuk menjadi Samsat penuh syaratnya harus memiliki kantor Polres sendiri. Menurutnya, kalau Samsat Pringsewu sudah menjadi Samsat penuh, diprediksi bisa mengalahkan PAD Samsat Tanggamus. 

Menurut dia, untuk target pajak kendaraan 2019 belum ditetapkan dari pemerintah provinsi. Tetapi, kata dia, pada Februari atau Maret target akan ditetapkan. 

Dia menambahkan penghasilan pajak kendaraan bermotor akan dibagi secara proporsional sesuai aturan. "Biasanya pembagiannya 30:70, 30% kabupaten, 70% provinsi," katanya. 

loading...

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR