KRUI (Lampost.co) -- Pembangunan rumah nelayan di Pekon Way Batang dan Pekon Pardahaga, Kecamatan Lemong telah berimplikasi positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin yang belum memiliki rumah layak huni.

"Alhamdulillah dengan pembangunan rumah nelayan sebanyak 50 unit tahun 2017 lalu, 25 unit untuk masyarakat yang belum memiliki rumah dan 25 unit untuk masyarakat Pekon Pardahaga. Kami dan masyarakat disini mengucapkan terimakasih kepada pemerintah atas pembangunan perumahan ini, karena sangat membantu warga kami yang belum memiliki tempat tinggal yang layak," kata Peratin Pekon Way Batang, Mat Munadi, kepada Lampost.co, Senin (14/5/2018).



Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya di tahun 2018 ini telah kembali mengusulkan pembangunan sebanyak 50 unit rumah nelayan di pekon setempat kepada Kementerian Perumahan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pesisir Barat.

"Harapannya tentu agar dapat kembali terealiasi pembangunan rumah nelayan di tempat ini sebab masih banyak masyarakat kami disini yang membutuhkan rumah layak huni, karena sebagian besar warga kami merupakan petani dan nelayan," kata dia.

Dia mengatakan untuk lahan pembangunan perumahan, pihaknya telah menyiapkan lokasi tanah hibah yang cukup luas yaitu sekitar 3 hektare (ha). "Tanah hibah ini memang dihibahkan khusus untuk dibangun rumah nelayan," kata dia.

Dari pemantuan Lampost.co beberapa warga sudah mulai menempati perumahan. "Kami bersyukur dapat menempati rumah layak huni. Selaku nelayan dengan penghasilan terbatas tidak pernah terbayang bakal memiliki rumah yang layak seperti ini," kata pria itu.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR