KALIANDA (Lampost.co)-- Masyarakat Desa Margasari, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, meminta jalan desa sepanjang 600 meter di desa setempat segera diperbaiki. Pasalnya, jalan penghubung Desa Margasari-Mandalasari rusak parah. Seperti yang diungkapkan Utnah warga desa setempat.

Dia mengatakan masyarakat setempat meminta jalan desa tersebut segera diperbaiki. Sebab kondisi jalan di desa tersebut sulit dilintasi kendaraan roda dua dan empat. Bahkan, Jika turun hujan, maka kondisi jalan itu rusak parah bahkan seperti kubangan kerbau. "Kondisinya sangat parah. Bahkan, sudah berkali-kali ditimbun. Padahal, jalan penghubung antar desa itu salah satu akses utama masyarakat Desa Margasari, baik untuk mengakut hasil bumi maupun akses jalur anak sekolah," kata dia saat ditemui di kediamannya, Minggu (19/5/2019).



Yusuf warga lainnya mengatakan sejak puluhan tahun masyarakat harus merasakan kondisi jalan rusak dan belum merasakan perbaikan dari Pemkab Lamsel. Untuk itu, masyarakat berharap jalan itu dapat diperbaiki secepatnya. "Yang kami prihatin, ketika jalan dipenuhi kubangan. Apalagi, jalan itu merupakan akses utama anak-anak untuk berangkat ke sekolah. Biasanya warga sini sering lewat tanggul penangkis. Bahkan, sering anak-anak yang hendak sekolah terjebak dalam lumpur dengan menggunakan seragam sekolah. Kami harap Pemkab Lamsel dapat membantu jalan desa kami," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Margasari Hermawan membenarkan bila kondisi jalan 600 meter itu rusak parah sejak 2007 lalu. Lantaran rusak, masyarakat setempat lebih memilih jalur lain, seperti melintasi tanggul penangkis atau menuju Desa Pematangbaru, Kecamatan Palas. "Sebenarnya, total keseluruhan jalan rusak didesa kami sepanjang 4 kilometer. Namun, yang paling terparah sepanjang 600 meter. Bahkan, masyarakat berkali-kali secara swadaya menimbun jalan itu menggunakan tanah dan batu. Kami berharap Pemkab Lamsel dapat memperbaikinya," ujar dia.

Sementara itu, Camat Sragi Bibit Purwanto mengaku jalan penghubung Desa Margasari-Mandalasari itu rencananya akan diperbaiki pada 2019. Meski demikian, ia tidak tahu kapan realisasinya.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR