BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebagian warga mengaku tidak mengetahui akan dilakukan penggusuran Kampung Pasar Griya Sukarame, Jumat (13/7/2018).

Yuni (31) mengaku kaget ketika anaknya lari menuju rumah sambil berteriak. "Anak saya lari sambil teriak bilang ada Bego (alat berat excavator)," kata Yuni mengaku saat akan penggusuran itu ia sedang mencuci pakaian.



Menurutnya, selain dia, warga lainnya yang tinggal disitu juga tidak tahu akan adanya penggusuran itu. "Kami tidak tahu, yang kami dapat cuma surat pemberitahuan soal pengosongan lokasi sampai tiga kali," kata dia.

Apapun yang terjadi, mereka akan tetal tinggal ditempat itu hingga ada kompensasi dari Pemkot Bandar Lampung. "Kami tidak tahu mau pindah ke mana," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR