KOTABUMI (Lampost.co) -- Warga di wilayah Kabupaten Lampung Utara yang membutuhkan pertolongan medis dapat berobat di puskesmas dan rumah sakit secara cuma-cuma alias gratis. Hal itu telah dirasakan benar manfaatnya dengan adanya program kesehatan gratis dijalankan oleh pemerintah daerah setempat.

Satu satu warga Kelurahan Kelapatujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Yuniarti (43) mengatakan sangat terbantu dengan adanya program kesehatan gratis digelontorkan pemerintah daerah saat ini. Hal itu dirasakannya benar ketika suatu waktu mengalami gangguan kesehatan, ia memberanikan diri untuk datang ke puskesmas meski keadaan keuangan sedang menipis.



"Kami bersyukur, berkat program kesehatan gratis tidak dimintai apa-apa saat berobat disana. Hanya perlu KTP atau KK, semua gratis atau tanpa mengeluarkan uang sepeser pun," kata dia, Senin (25/6/2018).

Menurutnya, dengan tidak dibebankannya lagi biaya berobat pada masyarakat, dapat mengurangi beban hidup yang harus ditanggung disaat ekonomi sedang sulit belakangan ini. Sehingga uang yang seharus dikeluarkan untuk membiayai kesehata, dapat dialihkan untuk menutupi kebutuhan lainnya.

"Mudah-mudah ini dapat berlanjut kedepannya, karena kami masyarakat awam merasakan benar manfaatnya. Bila sebelumnya harus mengeluarkan biaya besar, saat ini sudah ditanggung pemerintah daerah. Terima kasih, semoga niat baik ini dapat dibalas oleh Allah swt," tambahnya.

Hal sama dirasakan Risa (27), salah seorang warga Kelurahan Kotaalam. Menurutnya, masyarakat sangat terbantu dengan digratiskannya biaya perobatan di fasilitas kesehatan yang ada disana. Sehingga masyarakat tidak lagi dibebankan dengan pengeluaran, saat membutuhkan pertolongan penunjang aktivitas utama ekonomi itu.

"Kalau tidak sehat, bagaimana kita akan mecari uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dengan adanya progran kesehatan gratis ini, kami warga khususnya ekonomi pas-pasan dapat menata hidup layak seperti lainnya. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah, karena ini adalah harapan utama kami bukan lainnya," tambahnya.

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR