LIWA (Lampost.co) -- Kapolres Lampung Barat AKBP Tri Suhartanto, mengingatkan dan mengimbau kepada warga di wilayah hukumnya itu agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, Sabtu (11/8/2018).

Pernyataan itu disampaikanya untuk mengantisipasi adanya kasus kebakaran hutan dan lahan mengingat sebagian besar wilayah Lampung Barat dan Pesisir Barat juga terdiri dari kawasan hutan.



"Tindakan membakar hutan sesuai peraturannya ancamanya adalah dipidana penjara selama 15 tahun dan atau denda sebesar Rp5 miliar," ujarnya.

Kapolres mengaku, pernyataan ini juga telah disampaikanya kepada masyarakat saat melaksanakan rembuk pekon di Pekon Sukabandar, Kecamatan Ngambur Pesisir Barat Jumat kemarin. 

"Hal ini disampaikan kepada seluruh masyarakat dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) sehingga perlu agar masyarakat juga turut mengantisipasinya sejak dini," tambahnya.

Ia menjelaskan, iklim saat ini telah memasuki musim kemarau. Hal ini ditandai dengan telah munculnya beberapa titik api (hot spot) di beberapa wilayah meskipun bukan di daerah setempat.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR