KALIANDA (Lampost.co)-- Pendirian menara atau tower Central Menara Indonesia (CMI) dari provider Tri di Desa Mandalasari, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, diduga belum mengantongi surat izin resmi dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Lamsel. Padahal, pembangunan tower tersebut sudah dilakukan sejak Juli 2017 lalu dan kini telah berdiri, tapi terhenti pembangunannya.

 Berdasarkan data yang dihimpun Lampost.co, pembangunan menara CMI Provider Tri hingga saat ini telah mencapai 90 persen. Namun, sejauh ini pihak pengembang diduga baru mengantongi surat izin lingkungan dan rekomendasi dari Pemerintah Desa Mandalasari serta Camat Sragi.



Menurut keterangan Waluyo (39) warga setempat mengaku beberapa warga yang ada disekitaran bangunan tower tersebut mulai resah.  Sebab, pembangunan tower tersebut hingga kini belum selesai dibangun.

"Sebelum hari kemerdekaan kemarin para pekerja berhenti bekerja. Sampai saat ini pembangunan belum dilanjutkan. Katanya sih setelah tanggal 17 Agustus kemarin mau dilanjutkan. Padahal, baut yang harus dipasang pada bagian bawah belum sepenuhnya terpasang dengan kuat," kata dia, Kamis (24/8/2017).

Masyarakat sekitar tower itu mengaku khawatir jika tidak dilanjutkan akan membahayakan warga setempat, khususnya yang memiliki tempat tinggal tidak jauh dari tower. "Apabila ada tiupan angin yang kencang, bangunan Tower tersebut berbunyi seolah-olah mau roboh. Jelas, kami merasa takut dan resah," katanya.

Kepala Desa Mandalasari, Sugianto mengatakan pihaknya telah memberikan surat rekomendasi berikut izin lingkungan masyarakat setempat. Bahkan, Pemerintah Kecamatan Sragi juga telah mengeluarkan surat rekomendasi untuk pembamgunan tower teraebut.

"Kalau ditingkat desa dan kecamatan sudah enggak ada masalah lagi. Kalau urusan izin di tingkat kabupaten kami tidak mengetahuinya. Memang selama ini masyarakat sudah menginginkan tower itu. Tapi, kami harap agar segera diselesaikan pembangunannya. Jika tidak, maka warga terancam," katanya.

Sementara itu, Camat Sragi, Bibit Purwanto mengatakan pembangunan tower di Desa Mandalasari dibenarkan belum mengantongi izin dari Dinas PMPPTSP Lamsel. Bahkan, belum lama ini sempat di bahas di tingkat kabupaten.

"Rekomendasi dari Camat sebelum saya menjabat Camat Sragi. memang ada dua tower provider yang bermasalah di wilayah Sragi. informasinya tim dari kabupaten akan turun cek lokasi," katanya.
Sementara itu pihak provider sendiri belum bisa dikonfirmasikan terkait hal ini.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR