KALIANDA (Lampost.co) -- Masyarakat mengeluhkan lambatnya pelayanan Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Samsat Kalianda. Akibatnya, untuk membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) wajib pajak harus menunggu hampir 1 jam. 

Pantauan Lampost.co, Jumat (27/10/2017), wajib pajak yang hendak membayar pajak kendaraan bermotor harus menunggu lama. Pasalnya, ditengah ramainya wajib pajak, petugas lokey BRI hanya menempatkan dua orang. Sehingga, berkas milik wajib pajak menumpuk.



Hal ini membuat wajib pajak merasa jengkel harus menunggu berlama-lama di satu loket. Padahal, untuk membayar pajak kendaraan bermotor, berkas PKB masih harus melalui empat loket lagi.

Menurut warga Kalianda yang enggan disebutkan jati dirinya, meminta petugas BRI yang memberikan pelayanan di Samsat Kalianda hendaknya ditambah, jangan dua orang. Sebab, kini sedang ada program pemutihan. Sehingga, masyarakat yang bayar PKB cukup banyak.

"Ya, saya berharap petugas BRI di Samsat Kaliand ini ditambah, agar pelayanan bisa maksimal. Sehingga, tidak terjadi penumpukan berkas PKB,"ujar dia, kemarin. 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR