KALIANDA (Lampost.co) -- Sejumlah warga Dusun Sukabangun, Desa Sukamulya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, kembali mengeluhkan limbah dari rumah usaha kecil tahu di dusun setempat. Pasalnya, limbah tersebut mengeluarkan bau busuk hingga meresahkan masyarakat sekitar.

Salah satu warga yang enggan namanya ditulis mengatakan, masyarakat setempat sudah mengeluhkan pembuangan limbah home industri tahu yang dibuang ke lingkungan sekitar. Apalagi saat musim kemarau, bau busuk dari limbah tersebut sangat menyengat.



"Bau busuk ini sejak ada pengolahan industri tahu itu. Kalau cuaca panas bau itu sudah menyengat. Sebab, limbahnya mengendap di tanah. Yang jelas, masyarakat disini sudah banyak yang mengeluh. Disamping itu, bau limbah kotoron sapi dan kambing," kata dia kepada Lampost.co, Rabu (9/5/2018).

Terpisah, Kepala Dusun Sukabangun, Desa Sukamulya, Maryadi mengatakan pihaknya telah menegur pemilik home industri tahu di dusun setempat. Bahkan, pihaknya meminta agar limbah itu dialirkan agar tidak menimbulkan bau busuk. 

"Sudah kami tegur pemilik home industri tahu. Pemiliknya berencana akan membuat saluran pembuangan limbah agar tidak menimbulkan bau busuk," kata dia.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR