GUNUNGSUGIH (Lampost.co) -- Masyarakat tiga kampung di Lampung Tengah mendesak BPN setempat segera terbitkan sertifikat yang diajukan warga sejak 2013 lalu.

Rizal (55) selaku perwakilan warga dari tiga yakni Kampung Surabaya Ilir, Beringin Jaya dan Rajawali mengatakan dirinya bersama tiga kepala kampung dan Pokja sudah menghadap kepala BPN pada 3 April lalu. "Saat itu Kepala BPN Pak Hasan berjanji akan menyelesaikan dalam waktu seminggu. Saat itu sejumlah kepala bidang juga dihadirkan dan permasalahannya lantaran terjadi mutasi," kata dia, Kamis (3/5/2018).



Menurut Rizal, saat itu masyarakat tiga kampung mengajukan pembuatan sertifikat melalui program Larasita. Segala persyaratan sudah dipenuhi hanya menunggu proses. "Namun sampai kini 113 bidang tanah milik masyarakat Surabaya Ilir, Rajawali serta Beringin Jaya masing-masing 50 sertifikat belum jadi," ujarnya.

Kepala BPN Gunungsugih Hasan saat dihubungi, Kamis (3/5/2018) mengatakan pihaknya belum pernah bertemu dengan perwakilan masyarakat Surabaya Ilir itu. "Kalau tidak salah memang ada kendala belum membayar uang pendaftaran sebesar Rp50 ribu per bidang," ujar dia.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR