BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Warga Bandar Jaya Tengah, Bandar Jaya, Lampung Tengah, punya cara baru untuk mengisi luang, sekaligus memiliki nilai ekonomis. 
 
Mereka yang notabene wanita, dan tergabung dalam kelompok wanita tani (KWT) Mekar Jaya, mampu mengubah sampah plastik menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi. 
 
Hasil kerajinan tangan yang dibuat meliputi boneka gajah, tas, tudung saji, dompet dan benda-benda lainnya. Berbagai benda dari olahan sampah tersebut, dipajang di anjungan Lampung Tengah pada agenda Lampun Fair. Rajutan mereka murni menggunakan plastik yang disulam sehingga terlihat seolah-olah dari benang. 
 
"Semua itu dari sampah plastik, sampah makanan sehari-hari, dikreasikan sama warga jadi kerajinan tangan, karena kita juga aware sama sampah yang butuh ratusan tahun diurai," ujar Melinda Staf Dinas Lingkungan Hidup, Pemkab Lampung Tengah, Minggu (21/4/2019) malam. 
 
Melinda menambahkan, KWT Mekar Jaya, memang masih seumur jagung. Anggota mereka, baru belasan, namun kini banyak ibu-ibu setempat yang tertarik untuk bergabung. 
 
"Jadi dinas Lingkungan hidup, bidang pengelolaan kualitas lingkungan, yang melakukan pembinaan, dengan memberikan pelatihan kepada para warga, lewat tenaga-tenaga terampil. Baru 3 bulan, dan sudah 3 kali buat pelatihan," katanya. 
 
Selain dijual, karya para warga pun diutamakan untuk digunakan oleh kelompok tani. "Kalau dijual juga sudah punya nilai ekonomis, bisa Rp100 ribu sampai Rp250 ribu," katanya. 
 
  
 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR