METRO (Lampost) -- WALIKOTA Metro Achmad Pairin membuka seminar pendidikan Kota Metro Tahun 2018 dengan tema "Pendidikan Berkarakter Mewujudkan Generasi Emas Menghadapi Era Globalisasi", Kamis (6/9/2018).
 
Dalam laporannya ketua panitia Bangkit Haryoutomo menyampaikan bahwa seminar juga dihadiri oleh Wakil Walikota Metro Djohan, narasumber seminar pendidikan  Arief Rachman Juhri, Forkopimda Kota Metro, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan kabupaten/kota, Ketua PKK Kota Metro, ketua himpaudi Kota Metro, Sekda Kota Metro, Asisten Kota Metro, tenaga pendidik se Kota Metro, Camat dan Lurah se Kota Metro serta Rizki Kurniawan juara dunia Olimpiade kimia internasional 2018 dan juara LCC 4 pilar SMA Negeri 1 Kota Metro.

Dalam sambutannya Walikota Metro menyampaikan ucapan selamat datang kepada para narasumber, dimana Kota Metro merupakan Kota yang luas wilayahnya 68,74 KM2 dan daerah otonom yang relatif baru dibentuk. "Kegiatan ini juga bertujuan untuk ajang sering antar guru dan pelajar, memajukan dunia pendidikan diLampung khususnya serta mengembangkan pembelajaran karakter bebasis tekhnologi=," kata Pairin.



Selain itu, Kota Metro juga memiliki 59 Sekolah Dasar, 27 sekolah lanjut tingkat pertama, 43 Sekolah Lanjutan tingkat atas dan 14 perguruan tinggi baik swasta maupun negeri. "Sebagai Kota Pendidikan sudah sepatutnya bila pembangunan manusia di Kota Metro terus mengalami kemajuan, ditandai dengan meningkatnya indeks IPM Kota Metro sejak tahun 2010 yang berstatus tinggi dan tahun 2017 IPM Kota Metro mencapai 75,87 serta angka harapan hidup penduduk Kota Metro sudah mencapai 71,13 tahun dan merupakan IPM tertinggi di Provinsi Lampung," ujarnya.

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR