BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menegaskan selama bulan Ramadan ini tidak dibatasi kegiatan tadarus di masjid, termasuk menggunakan toa atau pengeras suara.  Sebab, menurutnya hal itu merupakan kegiatan lumrah selama bulan Ramadan. 

Hal itu diungkapkan Wali Kota saat safari Ramadan dan bukan bersama di masjid Jami’ Nurul Yaqin, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras,  Selasa (14/5/2019).
“Silahkan tadarus di masjid tidak ada yang melarang, kalau ada yang melarang tadarus pakai toa masjid, saya yang tanggung jawab, bilang ke saya,” tegas Herman. 
Dirinya juga mengungkapkan bahwa melarang seorang lakukan tadarus dengan alasan yang tidak jelas bukan suatu kebijakan baik. “Di Bandar Lampung saya bolehkan tadarus selama 24 jam, jika ada yang melarang suruh dia pergi dulu dari sini sebulan baru balik lagi,” jelasnya. 



Menurutnya, tadarus membaca ayat suci Alquran merupakan suatu ibadah yang dianjurkan bagi umat muslim selama bulan suci Ramadan. Maka dirinya sangat menganjurkan bagi warga Bandar Lampung, serta tidak perlu takut untuk lakukan kegiatan tadarus di malam hari. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR