METRO (Lampost.co) -- Wali Kota Metro Achmad Pairin menjadi salah satu pembicara pada acara seminar dalam rangka Festifal International Folklore yang dihadiri perwakilan 9 negara (FIFTA), di Kota Maroko, Jumat (12/7/2019).

Sehari sebelumnya pada Kamis (11/7) ditempat yang sama, Walikota Metro juga diminta menjadi pembicara di forum kebudayaan internasional di Faculte' des Letters et des Sciences Humaines,  Ibn Zohr Univercity salah satu perguruan tinggi di Kota Agadir, Maroko.



Didampingi Sekda Kota Metro, Nasir AT, dalam forum tersebut, Walikota Metro, mengangkat topik kebudayaan, terutama kebudayaan tradisional.

"Saya menjadi tamu undangan dalam forum itu. Selain mengangkat kebudayaan tradisional, tentunya saya mempromosikan potensi yang ada di Indonesia khususnya di Kota Metro," katanya via Phonsel.

Diakui Paorin, kegiatan itu juga dihariri President Cioff International Unesco M. Philippe Beaussant, Kim Taegyun (Korea), Youssef Jaaffar (Tunisia), dan M. Ahmed Belkadi (maroko).

Hal yang sama juga diungkapkan Sekdakot Metro, Nasir, bahwa topik kebudayaan, terutama kebudayaan tradisional tentunya akan memberikan pemahaman atau gambaran kepada para peserta yang hadir akan aneka ragam budaya yang ada di Indonesia khususnya di Kota Metro.

"Insya allah dengan pemaparan pak wali yang begitu jelas akan mudah dipahami oleh mereka, meski kita berbeda bahasa",kata Nasir.

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR