PRINGSEWU (Lampost.co) -- Harapan warga Pekon Pasirukir, Kecamatan Pagelaran yang menginginkan adanya perbaikan jalan ke Pekon Fajarbaru, kandas. Pasalnya Kabid Bina Marga Pringsewu, Andre, menyatakan tidak menganggarkan kegiatan perbaikan di ruas jalan tersebut karena lokasi itu bakal terendam genangan bendungan Way Sekampung.

"Memang tidak dianggarkan dengan pertimbangan jalan itu akan tenggelam akibat imbas pembangunan bendungan Way Sekampung, Bumiratu," ujar Andre.



Sementara, Wakil Ketua Komisi III DPRD Pringsewu, Rohmansyah, berpendapat dalih pemerintah di nilai kurang tepat. Sebab, menurut dia, saat ini proses pembangunan bendungan Way Sekampung, masih tahap berjalan. "Jadi kita tidak tahu kapan ruas jalan tersebut akan tenggelam. Sementara setiap hari jalan itu digunakan banyak orang," kata dia.

Rohmansyah mempertanyakan kepada pemerintah, apakah ruas jalan Pasirukir-Fajarbaru, dibiarkan rusak begitu saja, sementara puluhan orang tiap hari melintas dengan kondisi jalan yang rusak.

Dia mengatakan selama ini DPRD Pringsewu kurang mendapat informasi atau laporan terkait persoalan jalan yang rusak berat. Apalagi sampai pernah ada laporan korban kecelakaan meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas. "Banyak sepeda motor yang terjatuh saat melintas," ungkap Rohmansyah.

Menurutnya, Komisi III akan turun ke lokasi bersama dengan Dinas PU setempat untuk melakukan monitoring jalan rusak. "Yang jelas kita semua dan khususnya pemerintah daerah harus memikirkannya dan harus ada solusi," kata dia.

Untuk diketahui, ada dua titik jalan yang kondisinya sangat memprihatinkan yakni di jalan tanjakan Pekon Pasirukir, Kecamatan Pagelaran dan jalan tanjakan Pekon Fajarbaru, Kecamatan Pagelaran Utara. Di dua lokasi ini kerap terjadi kecelakaan akibat kondisi jalan yang begitu buruk. Bahkan tahun 2017 kemarin sampai menelan korban jiwa.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR