KALIANDA (Lampost.co) -- Walau PT ASDP cabang Bakauheni telah memasang spanduk imbauan,  ratusan penumpang jalan kaki yang menyeberang dari Pelabuhan Merak,  Banten pada malam hari, menginap di ruang tunggu penumpang Pelabuhan Bakauheni pada H-4 Lebaran, Senin (11/6/2018) dini hari. Mereka mengaku tidak berani melanjutkan perjalanan mudik pada malam hari karena faktor keamanan.

Seperti yang diungkapkan Alpian (45),seorang penumpang kapal yang hendak mudik ke kampung halamannya di Pringsewu. Ia mengaku akan  meneruskan perjalanan mudik dari terminal Pelabuhan Bakauheni menuju kampung halamannya di Pringsewu besok pagi. 
“Walau malam ini ada travel langsung berangkat ke Pringsewu,  saya tetap menginap di pelabuhan dan berangkat besok pagi aja,  karena berangkat. pada malam hari sangat beresiko terhadap kemanan dan keselamatan kami sendiri “ kata dia saat ditemui di ruang tunggu penumpang jalan kaki Pelabuhan Bakauheni, Senin (11/6/2018) dini hari. 
Hal senada juga diungkapkan sejumlah pemudik dari daerah Jabaodetabek.  Mereka mengaku terlalu beresiko melanjutkan perjalanan mudik di Lampung pada malam hari. 
“Kalo di Jakarta atau Tangerang kami tidak takut naik angkutan umum pada malam hari.  Namun disini (Lampung. red) takut, Lebih baik tidur di pelabuhan dan besok pagi baru naik bus ke terminal Rajabasa,” kata Sarip (35) penumpang dari Tangerang yang mudik ke Bandarjaya,  Lampung Tengah. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR