PANARAGAN (Lampost.co)--Wakil Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Fauzi Hasan mengancam akan menonjobkan pejabat eselon II dan III yang tidak disiplin. "Kedepan kalau masih ada pejabat yang malas ngantor saya minta Sekkab melakukan tindakan, bila perlu langsung nonjobkan,"ujar Wakil Bupati saat melantik lima pejabat eselon II di Pemkab setempat, Kamis (8/2/2018).
Fauzi mengaku dalam setiap melakukan sidak ke sejumlah SKPD masih ada pejabat yang kedapatan tidak berada di kantor saat jam kerja, terutama pejabat eselon III. "Kalau ditanya kenapa gak masuk kerja, ada yang mengaku ikut-ikutan pak kadisnya karena juga jarang masuk,"ujarnya Wakil Bupati.
Kedepan, Wakil Bupati meminta para kepala SKPD dapat memberikan contoh terbaik kepada bawahan. Sebab, kata dia, kedisiplinan ASN merupakan penentu keberhasilan pembangunan di kabupaten setempat. "Jangan bicara bagus kalau masih ada pejabat yang tidak disiplin. Gimana mau bagus kalau ngantor saja jarang," ujarnya.
Sementara itu, lima pejabat yang dilantik yakni Khairul Amril yang sebelumnya menjabat Kadis Pendidikan dilantik menjadi Kadis Koperindag, Bustam Effendi yang sebelumnya menjabat Kepala BKD dan Diklat dilantik menjadi kepala Inspektur.
Kemudian, Lekok yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah dan Aset Daerah dilantik menjadi Kepala BKD. Sedangkan, Nurmansyah yang sebelumnya menjabat Kepala Kesbangpol dilantik menjadi sekretaris DPRD dan Markus yang sebelumnya menjabat Kadis Koperindag dilantik menjadi staf ahli bupati. 
Dalam pelantikan lima pejabat eselon II tersebut, Bupati Umar Ahmad kembali mengosongkan tiga jabatan karena ditinggalkan tiga pejabat yang dilantik. Tiga jabatan ini rencananya akan diisi dalam lelang lima jabatan eselon di pemkab setempat. Kelima jabatan ini ditunjuk pelaksana tugas.
Lima jabatan yang kosong tersebut Kadis Pendidikan, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, Kadis Kesehatan  dan Kepala Badan Kesatuan bangsa dan politik daerah.  "Lima jabatan yang belum defenitif ini akan dilelang secara terbuka dalam bulan Februari ini,"ujar Sekkab Herwan Sahri.
Selain jabatan eselon II, kata Herwan, dalam waktu dekat juga akan dilakukan penyegaran pejabat eselon III. "Setelah eselon II, mutasi juga akan dilakukan di jabatan eselon III. Yang pasti pejabat yang kita roling yang dinilai tidak disiplin dan tidak mampu menjalankan tugas yang diamanahkan,"ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR