PRINGSEWU (Lampost.co)-- Tanaman pisang hasil pengembangan bibit dari kultur jaringan mulai di panen perdana. Tanaman pisang itu ditanam di perkebunan kompek kantor bupati Pringsewu, sejak satu tahun lalu. Pemanenan dilakukan oleh Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Jumat (15/3/2019). 
 
Wakil Bupati Pringsewu Fauzi sangat mendukung pengembangan pohon pisang hasil lab kultur jaringan, karena hasilnya akan lebih baik dan memuaskan. 
 
Apalagi pengembangan pisang kultur jaringan dilakukan langsung oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu. 
 
Kadis Pertanian Pringsewu Iskandar Muda menjelaskan untuk tanaman pisang, misalnya, kedepan bukan hanya jenis raja bulu, namun juga akan di kembangkan untuk jenis-jenis lainnya, yang bisa diperbanyak melalui kultur jaringan. Bibit itu kemudian akan disebarkan di seluruh wilayah Kabupaten Pringsewu, sehingga menjadi pisang khas Pringsewu. 
 
Dia menjelaskan bibit hasil kultur jaringan sebenarnya sudah dikembangkan di Kabupaten Pringsewu sejak 2016 lalu, dan sudah tersebar di seluruh kecamatan-kecamatan di Pringsewu. 
 
Beberapa jenis tanaman yang sudah dikembangkan melalui kultur jaringan, selain pisang, diantaranya adalah jati hingga tanaman kurma. “Untuk kebun pisang hasil kultur jaringan di komplek perkantoran Pemkab Pringsewu ini luasnya hampir mencapai satu hektar atau sekitar 400 batang pohon pisang,” kata Iskandar. 
 
 

loading...

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR