PRINGSEWU (Lampost.co)--Generasi muda Pringsewu harus mampu berinovasi positif melalui perkembangan teknologi di dunia IT (Informatika dan Teknologi), kata Wakil Bupati Pringsewu Fauzi saat membuka pengajian IT, di Pondok Pesantren Salafiah Al-Wustho, Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, Senin (21/5/2018).
Pengajian yang digagas Komunitas IT Pringsewu (Komit) akan digelar selama bulan Ramadan.
Menurut Wakil Bupati, perkembangan di dunia IT saat ini generasi muda juga harus dapat memberi warna terbaik dan dapat membawa pengaruh positif bagi semua umat. "Sebab jika dari awal sudah melenceng dan membelok, maka akan sulit untuk diluruskan kembali", ungkapnya.
Menurutnya, generasi juga harus mampu mengembangkan potensi diri didunia digital, sebab pada  pengembangan teknologi saat ini mau tidak, mau suka tidak suka harus diterima."Sehingga sebagai generasi muda harus dapat memilahnya dengan bijak,terpenting dapat tercipta generasi muda yang berteknologi dengan akhlak mulia," harapnya.
Fauzi juga mengapresiasi para generasi muda yang tergabung dalam komunitas Ilmu Teknologi (Komit) Pringsewu yang telah bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al Wustho dengan melakukan "Ngaji IT" dibulan ramadan ini selama 15 hari."Kegiatan positif ini harus dilestarikan," harapnya.
Apalagi tujuan dari kegiatan Ngaji IT ini selain untuk mempertebal iman kepada Allah swt., serta memperkuat Ukhuwah Islamiyah dalam semangat Bhinika Tunggal Ika dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), juga dapat menambah wawasan dan dapat menambah ilmu pengetahuan.
Sementara itu Ketua Komit Pringsewu, Hasbi Atho Illah, menjelaskan, keberadaan Komunitas IT Pringsewu sudah terbentuk sejak 2011 lalu. Kendati sempat fakum, tapi kini difungsikan kembali dengan  beranggotakan 30 orang yang mayoritas generasi muda dari berbagai latar belakang keilmuan.
Menurutnya, Komit dengan eksen memberikan sedikit ilmu di bulan suci Ramadan dan bekerja sama dengan Pondok Pesantren, sekolah dan lembaga pendidikan lain. Tahun ini bekerja sama dengan Ponpes Salafiah Al-Wustho dengan waktu 15 hari dimulai 21 Mei hingga 5 Juni, dengan memberi materi kepada 50 santri mulai pukul 09 hingga 11 siang.

Hasbi Atho memaparkan, Komit Pringsewu memberikan materi ilmu seprti Robotik, Website, Networking, Aplikasi, Multimedia, Elektronik, UU IT, Teknik Sablon dan cara menulis buku. "Walaupun ilmu yang kami berikan sedikit, semoga dapat bermanfaat," ungkapnya.



Hadir pada acara pembukaan itu, staf ahli Dudi Marsudi, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jahron, Sekcam Pringsewu Marwan, Kepala Pekon Rejosari Mispan.HS dan ratusan santri setempat dan dari SMK Ma'arif. Nampak hadir puka Pimpinan Ponpes Salafiah Al-Wustho Rejosari, Pringsewu KH. Ahmad Nasihin. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR