KRUI (Lampost.co) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) menggelar rapat paripurna penyampaian nota pengantar Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2017, di gedung Dharma Wanita Pemkab setempat, Senin (16/7/2018).

Rapat yang dihadiri oleh 15 dari 25 Anggota DPRD Pesibar itu dipimpin oleh Wakil Ketua I M. Towil yang didampingi oleh Wakil Ketua II AE. Wardhana, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Pesibar Erlina, seluruh kepala Operasional Perangkat Daerah (OPD) dan unsur forkopimda Pesibar - Lambar.  



Disampaikan oleh Wakil Bupati Erlina,  mengenai pencapaian target kinerja APBD tahun 2017 sebesar Rp811.73 miliar, dari total anggaran Rp903.19 miliar atau 89,87 persen. “Sementara realisasi pendapatan daerah adalah sebesar Rp813.11 miliar dari target pendapatan Rp823.44 miliar atau sebesar 98,75 persen," ungkapnya.  

Kemudian, mengenai Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah mencapai target dengan realisasi sebesar Rp42.89 miliar dari target Rp42.89 miliar. Sementara pendapatan retribusi hanya mencapai 53.55 persen.

“Dari sisi penerimaan terjadi defisit anggaran sebesar Rp10.32 miliar,  sedangkan dari sisi belanja terjadi surplus sebesar Rp91.45 miliar. Secara keseluruhan realisasi APBD tahun 2017 menunjukkan surplus sebesar Rp81.17 miliar yang sekaligus merupakan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun 2017," jelasnya. 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR