BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Erna Sulistyowati mengingatkan kepada seluruh masyarakat dan instansi yang menjadi wajib pajak (WP) untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sebelum tenggat waktu yang telah ditentukan habis.

"Jangan sampai tidak melaporkan SPT Tahunan karena akan ada sanksinya yakni kena denda Rp100 ribu untuk orang pribadi. Sedangkan denda sebesar Rp1 juta untuk badan atau perusahaan per tahun," kata dia kepada Lampost.co, disela acara Spectaxcular yang digelar di lapangan Saburai, Enggal, Bandar Lampung, Minggu (18/3/2018).



Dijelaskannya, WP wajib untuk melaporkan SPT tahunan. Manfaatnya, DJP dapat melihat kepatuhan WP. Selain itu, pihaknya juga tahu penghasilan dan bisa melakukan kontrol. Sebab SPT merupakan alat pengawasan terhadap pemenuhan kewajiban pajak bagi WP.

"Bagi yang WP orang pribadi jatuh temponya pada 31 Maret ini, sedangkan badan atau perusahaan 30 April 2018," ujarnya.

Ia mengatakan meski sejak empat tahun lalu pemerintah sudah menggulirkan program e-filing dalam pelaporan SPT, namun antusias WP masih rendah untuk menggunakannya.

"E-filing bertujuan untuk memudahkan WP melaporkan SPT tahunannnya, namun kendalanya wajib pajak belum terbiasa menggunakan e-filing. Tapi kalau tidak bisa-bisa, akan kita pandu," paparnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR