KALIANDA (Lampost.co)--Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Lampung Selatan menyatakan wajib pajak (WP) pada tahun 2018 ini terjadi peningkatan untuk sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencapai 86.286 WP. Semula 318.852 meningkat menjadi 405.138 WP.

Kepala Bidang Pajak Bumi dan Bangunan PBB dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) BPPRD Lampung Selatan, Edi Novian, Jumat (24/8/2018), mengatakan meningkatnya WP untuk sektor PBB ini berasal dari pendataan ulang yang dilakukan pihak BPPRD Lampung Selatan terutama 10 Unit Pelaksana Teknis (UPT) PBB yang ada di kecamatan. 



"Selain adanya pendataan perumahan penduduk, kini banyak perumahan baru yang telah masuk menjadi WP dan beberapa perusahaan baru. Bahkan, kini banyak rumah warga yang sebelumnya tidak masuk menjadi WP kini telah masuk menjadi WP,"ujar dia.

Kendati demikian, jelas Edi, untuk rumah penduduk yang mendapatkan program bedah rumah tidak dikenai PBB dan lahan warga yang masih statusnya tanah register hanya bangunannya saja yang dikenai pajak.

"Pada tahun 2018 ini, Pendaata Asli Daerah (PAD) BPPRD Lampung Selatan dari sektor PBB ditarget sebesar Rp27,641 miliar naik dibandingkan tahun 2017 targetnya mencapai Rp25 miliar,"jelasnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR