KALIANDA (Lampost co)--Ratusan masyarakat pemohon wajib pajak kendaraan bermotor mengeluhkan pelayanan yang sangat lambat di loket BRI kantor Bersama Samsat Kalianda, Lampung Selatan, Senin (23/10/2017).

Salah satu wajib pajak di kantor Samsat Kalianda, Selamet, mengaku berkas pengesahan pajak tahunan sepeda motor miliknya masuk ke loket BRI sekitar jam 10.00 WIB, namun baru dipanggil oleh pegawai BRI di loket pengesahan pajak tahunan dan loket ganti STNK/PLAT, BBN, Mutasi dan duplikat sekitar pukul 14.00 WIB.



“Pelayanan di loket BRI sangat lambat. Masak cuma bayar Rp25ribu saja unuk pengesahan pajak tahunan harus ngantri sampai berjam-jam,” keluh Selamet di kantor Bersama Samsat Kalianda, Senin (23/10/2017).

Hal senada wajib pajak lainnya. Menurut mereka, seharusnya pihak bank BRI yang menerima uang dari tarif penerimaan negara bukan pajak (PNBP)  tersebut dengan menambah loket lebih banyak lagi seiring dengan pelaksanaan program pemutihan kendaraan yang berlangsung hingga 31 Desember 2017.

“Sudah tahu ada program pemutihan, loket BRI tidak ditambah. Baru jalan satu loket saja kami sudah kelelahan,” kata Sabda Fajar.

Setelah membayar Rp25ribu untuk perpanjangan pajak tahunan sepeda motor dan Rp 100ribu untuk ganti STNK/Plat, BBN dan mutasi sepeda motor, wajib pajak memasukan berkas ke loket 1. Selanjutnya masih membutuhkan waktu hingga satu jam untuk menunggu panggilan dari loket Bank Lampung untuk melakukan pembayaran pajak dan terakhir menerima lembaran STNK yang telah disahkan.
Sementara itu pihak BRI di samsat Kalianda belum dapat dikonfirmasi karena masih sibuk melayani pemohon wajib pajak yang membeludak.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR