BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)  -- Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan gugatan kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung terkait 2 daerah pemilihan (Dapi) yakni Lampung Selatan dan Lampung Timur yang berpotensi terancam tidak bisa mengikuti konstelasi pemilihan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung pada pemilihan umum (pemilu) 2019 mendatang.

Komisioner Bawaslu Lampung Divisi Hukum, Tamri membenarkan bahwa PAN Provinsi Lampung datang kekantornya untuk melaporkan gugatan terkait hasil verifikasi terhadap perbaikan daftar calon dan syarat calon oleh KPU Provinsi Lampung. Bacaleg yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) boleh menyampaikan gugatan kepada pihak Bawaslu Lampung.



"Iya PAN baru menyerahkan berkas," katanya kepada Lampost.co, Kamis (9/8/2018).

Sesuai dengan PKPU 20 tahun 2018 dan Perbawaslu Nomor 18 Tahun 2018 tentang tata cara penyelesaian sengketa, Panwaslu membuka ruang kepada bacaleg yang TMS melakukan permohonan penyelesaian sengketa yang diajukan oleh Parpol Peserta Pemilu maupun Bakal Calon Anggota Legislatif.

Bila terdapat pihak-pihak yang merasa dirugikan, silakan diajukan permohonan penyelesaian sengketa proses pemilu maksimal 3 hari sejak keputusan/berita acara tersebut dikeluarkan KPU. Tentunya ada persyaratan formil dan materiil yang perlu dilengkapi, apabila berkas yang diajukan belum lengkap akan dikembalikan dan dberikan waktu 3 hari untuk melengkapinya.

Proses sidang sengketa akan berlangsung selama 12 hari kalender yang dimulai dari 2 hari mediasi jika tidak tercapai mufakat maka dilanjutkan 10 hari sidang adjudikasi. Keputusan sengketa oleh Bawaslu bersifat final dan mengikat.

Sekretaris DPW PAN Provinsi Lampung, Ahmad Iswan Handi Cahya mengatakan bahwa pihaknya melakukan gugatan. Ia optimis bahwa partainya didapil tersebut bisa mengikuti pemilu 2019. "Subtansinya sudah lengkap tinggal ikuti mekanismenya aja," katanya.

Berdasarkan hasil verifikasi terhadap perbaikan daftar calon dan syarat calon yang dilakukan oleh KPU Provinsi Lampung, ada 49 orang bakal calon anggota legislatif yang tidak memenuhi syarat dengan rincian PKB sebanyak 6 orang bacaleg, Partai Garuda 1 orang, Partai Berkarya 6 orang, Perindo 6 orang, PSI 10 orang, PAN 16 orang dan PBB 4 orang.

"Iya ada 2 Dapil yang tidak memenuhi syarat karena tidak mencukupi kuota perempuan," kata Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Teknis, Ahmad Fauzan usai serah terima berita acara kepada partai politik di Aula KPU Provinsi Lampung, Jalan Gajah Mada, Bandar Lampung, Rabu (8/8/2018).

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR