KALIANDA (Lampost.co) -- Paska Jembatan Way Lebunguning, Dusun 7, Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan jebol pada Kamis (10/5/2018) lalu, roda perekonomian warga dusun 4, 7 dan 8 Desa Legundi nyaris lumpuh.

Bahkan sejumlah warga dari tiga dusun tersebut mengaku rugi. Pasalnya hasil perkebunan seperti pisang dan kelapa dibiarkan membusuk. Apalagi saat ini di daerah warga eksodan Aceh tersebut memasuki musim panen jagung.



Menurut Wayan Erik, warga Dusun 8 Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, walau telah dibuatkan jembatan darurat untuk bisa dilalui kendaraan roda dua ataupun pejalan kaki, jembatan darurat tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat maupun truk.

"Ya karena kendaraan roda empat tidak bisa masuk ke kawasan Gunung Taman itu, hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi pendapatan wargapun tertahan, dan sebagian dibiarkan membusuk," kata dia.

Ekonomi kami semakin terhimpit. Sebab kendaraan truk yang biasa mengangkut hasil panen kami tidak bisa masuk. Mau kita ojekan sepeda motor biaya tinggi. Kami rugi," kata Wayan kepada Lampost.co, Jumat (18/5/2018).

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR