BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- UPTD Taman Budaya Lampung, menggelar workshop seni budaya bagi guru mata pelajaran seni budaya tingkat SLTA se-Provinsi Lampung. 

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Aswarodi, membuka kegiatan workshop tersebut pada pukul 20.00 hingga selesai di hotel Kurnia 2, Jalan Raden Intan, Enggal, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Senin (17/6/2019).



Kepala Taman Budaya Lampung, Suslina Sari, mengungkapkan kegiatan ini merupakan pengembangan kesenian dan kebudayaan daerah dalam bentuk workshop yang membahas beragam seni diantaranya seni tari, seni musik, seni teater, dan seni rupa pada 2019.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 17-24 Juni 2019. Workshop seni musik dan seni tari mengawali kegiatan tersebut dengan narasumber tari Rachel Christ pendamping Titik N sementara untuk seni musik Rusli Syukur pendamping Nursini dengan materi praktik instrumen tallok balak. Sementara Safril Yamin pendamping Nursini M memberikan pengetahuan materi insturmen gamolan, alat musik tradisional Lampung. 

Seni rupa dan teater rencananya akan dilaksanakan pada 21-24 Juni 2019. Untuk seni rupa, tema yang diusung "Poster sebagai bahan informasi" dengan narasumber Joko Irianta dan David, untuk teori dan praktik seni terap akan diisi oleh Pulung Swandaru sebagai pemateri, sementara Helmy Azharie akan memberikan materi teori dan praktik seni rupa murni.

Sedangkan Aswarodi dalam sambutannya menjelaskan kegiatan ini sangat penting karena memberikan bekal pengetahuan seni dan skill yang cukup bagi diri sendiri maupun bagi siswa kini maupun yang akan datang.  Menurutnya, seni  merupakan hasil budaya yang indah dan ekspresi manusia yang membahagiakan. "Ada sebuah motto mengatakan" hanya orang pandai mempergunakan kesempatan dengan baik dan orang bijak mampu membuat kesempatan. tapi orang-orang bodoh membuang kesempatan," kata Aswarodi dalam keterangan tertulis yang diterima Lampost.co, Selasa (18/6/2019). 

Ia menambahkan berkesenian bukan semata hasil, tapi juga bagaimana  berproses dengan nilai-nilai seni budaya. Menurut Aswarodi, sebagai generasi yang berkarakter harus mampu menguasai dan terampil dalam ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus  mentransformasikan nilai-nilai budaya dalam penguatan kebudayaan.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR