KALIANDA (Lampost.co)-- Sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah populasi ternak sapi, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan Kecamatan Palas – Sragi, Lampung Selatan, gencar memberikan pelayanan tentang ganguan reproduksi (Gangrep) kepada pemilik ternak sapi di kecamatan setempat. Kepala UPTD Puskeswan Kecamatan Palas – Sragi, Wardi mengatakan, pelayanan Gangrep ini dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada hewan untuk mendukung program upaya khusus Sapi indukan wajib bunting (Upsus Siwab).

Disamping itu, sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah populasi ternak sapi di wilayah kecamatan palas. "Pada tahun ini kami menggercarkan memberikan pelayanan Gangrep sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah populasi ternak sapi yang ada di Kecamatan Palas. Terutama bagi ternak sapi indukan," kata dia, Minggu (12/5/2019).



Wardi menjelaskan saat ini jumlah populasi ternak sapi di Kecamatan Palas mencapai 2.700 ekor. Dengan adanya pelayanan Gangrep itu ditargetkan jumlah populasi diwilayah itu akan meningkat sekitar 10 persen pada 2019. "Pelayanan Gangrep ini untuk menangani sapi yang mengalami ganguan reproduksi. Seperti sapi yang terlambat birahi atau ganguan rahim kami berikan suntik hormon. Hingga saat ini sudah ada 75 ekor sapi yang kami berikan pelayanan," katanya.

Dalam menigkatkan jumlah populasi ternak ini, Wardi mengharapkan kepada kelompok ternak di Kecamatan Palas juga lebih aktif dalam mengamati perkembangan reproduksi ternak sapi. "Gangguan reproduksi ini menjadi salah satu penghambat peningkatan populasi. Untuk itu, kami berharap setiap kelompok ternak sapi bisa lebih aktif memberikan laporan apabila ada ganguan reproduksi, supaya bisa segera kami tangani," katanya.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR