BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Universitas Lampung melalui melalui Biro Perencanaan dan Hubungan Masyarakat (BPHM) telah memilah dan menyederhakan standar pelayanan di Unila. Dari hasil pemilahan, sebanyak 17 dari 33 standar pelayanan di sederhanakan.

Kepala BPHM Unila, Harsono Sucipto pada kegiatan Evaluasi Penilaian dan Instrumen Penilaian Publik di Unila, Senin (22/10/2018) mengatakan dilakukan penyederhanaan standar pelayanan untuk memudahkan para kepala bagian dalam melaksanakan aktivitas kerja.



Ia mengatakan, dari sejumlah standar pelayanan yang ada di Unila terdapat standar pelayanan memiliki kesamaan antarsatu sama lain dan terdapat standar pelayanan hanya berupa standar operasional prosedur (SOP).

“Hingga saat ini Unila sudah memiliki 147 standar pelayanan yang ditetapkan melakui surat keputusan Rektor. Namun dari sejumlah itu, ada yang telah disederhanakan kembali karena ada standar pelayanan memiliki kesamaan,” ujar dia.

Menurut dia, dalam penyusunan standar pelayanan publik di Unila pihaknya berpedoman pada undang-undang Pelayanan Publik Nomor 25 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri PAN RB Nomor 15 Tahun 2014.

“Dalam menyusun standar pelayanan di Unila kami berpedoman dengan undang-undang. Begitu juga dalam menyederhanakannya. Hasil penyederhanaan juga kami kirim ke Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi,” kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR