BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Universitas Lampung terus berinovasi dalam mengembangkan teknologi di lingkungan kampus khususnya pada pengembangan sistem informasi akademik (Siakad). Untuk mengembangkan Siakad, Unila telah menggelontorkan anggaran dana senilai Rp800 juta.

Rektor Unila, Hasriadi Mat Akin kepada lampost.co, Sabtu (1/9/2018) mengatakan anggaran yang dikeluarkan senilai Rp800 juta oleh Unila yaitu untuk pengadaan hardware dan software pengembangan Siakad, agar sistem informasi akademik berjalan terukur.



Ia mengatakan, pengembangan Siakad juga dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas informasi sekaligus berinovasi untuk mencapai peringkat 10 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia pada 2025.

“Unila menggelontokan anggaran ratusan juta dalam mengembangkan Siakad, selain mengantisipasi tindak kecurangan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab, juga bentuk inovasi meningkatkan Unila menuju 10 besar sebagai kampus bergengsi di tahun 2025,” ujar dia.

Menurutnya, dalam pengembangan Siakad tersebut, pihaknya menggandeng pihak ke-3 dalam pelaksanaan pengadaan. “Pengembangan Siakad ini dilakukan pihak ke-3. Dampaknya sangat terasa setelah di upgrade dan saat ini tidak ada lagi kendala dalam mengakses informasi akademik di Unila,” kata dia.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR