JAKARTA (Lampost.co) -- Tanpa terasa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendominasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Direktur Departemen Pengembangan UMKM (DPUM) Bank Indonesia, Yunita Resmi Sari menyebut unit bisnis Indonesia berbentuk UMKM yang mendominasi telah menyerap tenaga kerja sebesar 97%.

Dijelaskannya, kemajuan ekonomi Indonesia tidak terlepas dari UMKM, namun terjadi kendala yang harus diatasi. Beberapa lembaga survei diantaranya Susenas, BPS, dan World Bank menyatakan bahwa kendala yang dihadapi UMKM yaitu akses keuangan atau modal.  



"Meski demikian, UMKM tetap terus tumbuh diatas pertumbuhan total kredit. Keberadaan UMKM juga menjadi pendukung tugas utama BI yaitu kebijakan moneter, makroprudensial,  dan sistem pembayaran," kata dia dalam acara Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia 2017 di Ballroom Puri Agung, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Bank Indonesia pun telah menyusun kerangka pembangunan UMKM dengan tujuan akan mendapatkan UMKM berkualitas dan terjaganya keberlangsungan usaha, BI juga mendorong agar pelaku UMKM akrab dengan transaksi non tunai. 

"Kebijakan BI terhadap UMKM yakni mewajibkan bank umum menyalurkan kredit dengan rasio tertentu secara bertahap, seperti 2015 sebesar 5%, 2016 sebesar 10%, 2007 sebesar 15% dan 2018 sebesar 20%, "paparnya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR