PRINGSEWU (Lampost.co)--Kepala Dinas Koperindag UMKM Kabupaten Pringsewu, Maskur, menyambut baik instruksi Wakil Bupati Fauzi agar perusahaan makanan dan kerajinan mencantumkan label Pringsewu, sebagai upaya promosi daerah.

Masykur kepada Lampost.co, Rabu (10/4/2019), menjelaskan produk lokal dari Pringsewu sangat banyak bahkan mencapai 3.000 an jenisnya mulai dari makanan, makanan ringan, kerajinan, baik di produksi melalui kelompok usaha ataupun home industri. "Saya sangat setuju dengan himbauan wakil bupati H. Fauzi tersebut akan perusahaan pembuat produk mencantumkan label Pringsewu," ungkap Masykur.
Dia menambahkan pihaknya juga siap membantu pengusaha untuk mempromosikan produknya melalui pameran Lampung Fair. 
Menurtnya, dengan memasang label Pringsewu, pada setiap produk yang di hasilkan secara otomatis akan mempromosikan nama kabupaten Pringsewu di luar daerah.
Saat ini yang masih diperjuangkan adalah bagaimana membangun kesadaran produsen agar mencantumkan label halal ke MUI agar makananya tidak di ragukan lagi oleh masyarakat.



Kemudian tambah Masykur, kelemahan yang masih ditemui pada produk lokal adalah tentang label yang masih sangat sederhana sehingga mengurangi daya tarik atau daya jual. Dia mengakui label Pringsewu, di sebagian produk lokal memang sudah mulai dipasang, tetapi jumlahnya masih sedikit.
Sebelumnya Wakil Bupati Fauzi pada pembukaan pelatihan sablon di Ambarawa, Selasa (9/4) menegaskan agar seluruh perusahaan di Kabupaten Pringsewu yang memproduksi makanan dan jajajan pada kemasan, harus mencantumkan lebel nama Pringsewu.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR